Flag Counter

free counters

Jumat, 26 Agustus 2011

Stasiun Surabaya Gubeng





In English language

Station
Surabaya Gubeng (SGU, +5 m asl) is a railway station (KA) located in Gubeng, Gubeng, Surabaya, East Java and is under the auspices of PT Kereta Api (Persero) Region VIII Operations. This station is the largest railway station in Surabaya and is a major departure from the city of Surabaya railway, particularly through the south, while the railway that passes through the northern path, such as KA majors Jakarta via Semarang, depart from the Pasar Turi Station.

Gubeng Surabaya station was first built on the west side of railway tracks. In the mid-1990s, building new stations built in Surabaya Gubeng east side of railway tracks with more modern architecture and wider.

Gubeng station has 6 main lines, where line 1 (the west) typically used for train departure to the south of Economics, lane 2 for the arrival of trains from the south, lane 3 and 4 is used for stopover Logawa KA, Sri Tanjung, and Upgrading icon for the yard as the locomotive and train line running directly to Goods, lane 5 is used for train arrival and business executives from the south as well as direct walking paths to train on Goods and lane 6 (most eastern) is used for departure and arrival and business KA executive. In the north lane 6 there is a path that branched off toward the hall Yasa (BY) / workshop KA Gubeng Surabaya.

In Indonesian


Stasiun Surabaya Gubeng (SGU, +5 m dpl) adalah stasiun kereta api (KA) yang terletak di Gubeng, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur dan berada di bawah naungan PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasi VIII. Stasiun ini merupakan stasiun KA terbesar di Surabaya dan merupakan tempat keberangkatan KA utama dari Kota Surabaya, khususnya yang melalui jalur selatan, sedangkan KA yang melewati jalur utara, seperti KA jurusan Jakarta via Semarang, diberangkatkan dari Stasiun Pasar Turi.

Stasiun Surabaya Gubeng pertama kali dibangun di sisi barat rel KA. Pada pertengahan dekade 1990-an, bangunan baru Stasiun Surabaya Gubeng dibangun di sisi timur rel KA dengan arsitektur lebih modern dan lebih luas.

Stasiun Gubeng memiliki 6 jalur utama, di mana jalur 1 (paling barat) biasanya digunakan untuk pemberangkatan KA Ekonomi ke arah selatan, jalur 2 untuk kedatangan kereta dari arah selatan, jalur 3 dan 4 digunakan untuk tempat singgah KA Logawa, Sri Tanjung, dan Penataran Icon selama proses langsiran lokomotif dan sebagai jalur berjalan langsung untuk KA Barang, jalur 5 digunakan untuk kedatangan KA bisnis dan eksekutif dari arah selatan dan juga sebagai jalur berjalan langsung untuk KA Barang dan jalur 6 (paling timur) digunakan untuk pemberangkatan dan kedatangan KA Bisnis dan eksekutif. Di bagian utara jalur 6 ada jalur yang bercabang menuju Balai Yasa (BY)/bengkel KA Surabaya Gubeng.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More